Loading...

Mengapa Plat Nomor Mobil Listrik Ada Strip Birunya? Simak Alasannya

Mengapa Plat Nomor Mobil Listrik Ada Strip Birunya? Simak Alasannya

Plat nomor mobil listrik memang berbeda dari mobil konvensional. Perbedaan ini terutama terlihat pada garis biru di bagian bawah plat nomor, yang bertujuan untuk memudahkan identifikasi oleh petugas kepolisian. Alasan utama perbedaan ini adalah untuk memberikan beberapa keistimewaan kepada pengguna mobil listrik, seperti kekebalan terhadap aturan ganjil genap.

123-thumbnail.webp

Mobil listrik telah menjadi tren yang berkembang sejak pertama kali diperkenalkan. Mungkin Anda telah menyaksikan peningkatan jumlah mobil listrik yang berlalu lalang di jalan-jalan. Kendaraan ini tidak hanya unik karena sumber tenaganya yang berkelanjutan, tetapi juga karena ciri khas visualnya: tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau plat nomor yang tidak seperti mobil konvensional.

Perbedaan antara mobil listrik dan mobil berbahan bakar fosil tidak terbatas pada sumber energinya saja. Plat nomor pada kendaraan listrik memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari yang lain.

Untuk mobil berbahan bakar bensin atau hybrid, plat nomornya biasanya menampilkan dua warna. Namun, plat nomor mobil listrik ditandai dengan garis biru di bagian bawah, memberikan identitas yang berbeda dan menonjol.

Garis biru pada plat nomor ini secara eksklusif digunakan untuk kendaraan yang sepenuhnya beroperasi dengan listrik dan baterai. Kebijakan untuk menggunakan plat nomor khusus bagi mobil listrik ini telah diimplementasikan sejak tahun 2020, menandai era baru dalam identifikasi kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Alasan Dibedakannya Plat Mobil Listrik dengan Mobil Konvensional

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa plat nomor kendaraan listrik berbeda dari kendaraan konvensional? Alasan di balik perbedaan ini cukup signifikan.

Plat nomor khusus untuk kendaraan listrik dirancang untuk memudahkan identifikasi oleh petugas lalu lintas dan otoritas terkait. Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019, kendaraan listrik dikecualikan dari aturan ganjil genap, yang memungkinkan mereka beroperasi setiap hari tanpa pembatasan.

Lebih lanjut, plat dengan garis biru ini memfasilitasi sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik (E-TLE) dalam mengidentifikasi dan menangani pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan listrik.

Pilihan warna biru untuk plat kendaraan listrik adalah rekomendasi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, yang selaras dengan inisiatif pemerintah "Langit Biru". Inisiatif ini adalah bagian dari upaya lebih luas untuk mengurangi pemanasan global.

Penggunaan plat khusus ini juga menunjukkan dukungan terhadap Program Percepatan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) yang telah dicanangkan oleh pemerintah sebagai langkah maju menuju masa depan transportasi yang lebih berkelanjutan.

Jenis-jenis Plat Mobil Listrik

123-1.webp

Seperti halnya mobil konvensional, plat nomor kendaraan listrik juga memiliki beberapa kategori. Regulasi tentang warna plat untuk kendaraan listrik diatur dalam Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2021 Pasal 45 ayat 2. Berikut adalah kategori plat nomor kendaraan listrik yang berlaku di Indonesia:

  • Plat Putih dengan Garis Biru: Kategori plat ini diperuntukkan bagi kendaraan listrik uji coba yang memiliki Surat Tanda Coba Kendaraan atau STCK.
  • Plat Hitam dengan Garis Biru: Kategori plat ini diperuntukkan bagi kendaraan listrik pribadi.
  • Plat Hijau dengan Garis Biru: Kategori plat ini diperuntukkan bagi kendaraan listrik yang beroperasi di zona perdagangan bebas atau free trade zone, seperti di Batam. Kendaraan listrik dengan plat hijau ini mendapat keistimewaan fasilitas bebas bea masuk, tetapi tidak dapat dioperasikan di luar zona tersebut di Indonesia.
  • Plat Kuning dengan Garis Biru: Kategori plat ini diperuntukkan bagi angkutan umum bertenaga listrik, termasuk taksi listrik dan jenis transportasi umum lainnya.
  • Plat Merah dengan Garis Biru: Kategori plat ini diperuntukkan bagi kendaraan listrik yang dimiliki oleh pemerintah.

Cara Membuat Plat Mobil Listrik

Jika Anda berencana untuk membeli mobil listrik, berikut ini adalah cara untuk membuat TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor):

  1. Ajukan permohonan di kantor SAMSAT atau melalui layanan online.
  2. Siapkan dokumen identitas yang valid.
  3. Untuk pembuatan plat nomor mobil listrik baru, siapkan dokumen-dokumen berikut:
    • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
    • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
    • Bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor
    • Surat keterangan dari dealer atau distributor mobil listrik
  4. Untuk penggantian plat nomor mobil listrik lama ke yang baru, siapkan dokumen-dokumen berikut:
    • STNK
    • BPKB
    • Bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor
    • Surat permohonan penggantian plat nomor mobil listrik

Biaya pembuatan plat nomor mobil listrik adalah Rp100.000. Jika Anda menginginkan nomor plat khusus, Anda perlu menyiapkan biaya tambahan antara 5 juta hingga 20 juta rupiah.

Penutup

Beda jenis mobil, beda jenis platnya, dan beda juga perawatannya. Agar kondisi mobilmu selalu prima, pastikan untuk membawanya ke bengkel secara rutin.

Andre Yulianto

Andre Yulianto

How puzzling all these changes are! I'm never sure what I'm going to turn into a tidy little room.